Sekda Jombang senen

diduga dibacking Sekda, Kepala BKD-PP Jombang Belum 3 Tahun Sudah Dipromosikan 2 Kali Jabatan.

JOMBANG – Melihat penataan struktur Pemkab. Jombang kian hari kian semrawut membuat kesal sejumlah mantan pejabat Pemkab. Jombang

Terkait hal ini, Ali Fikri Mantan Wakil Bupati Jombang mengatakan bahwa semua itu akibat lemahnya Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjagat) Jombang.

Dengan kata lain, lanjut Fikri Baperjagat sudah tidak mampu lagi memberikan pertimbangan jabatan dan kepangkatan sesuai aturan pada Bupati.

“Meski penataan pejabat adalah hak priogratif Bupati, tapi paling tidak harus lebih prioritaskan kapasitas dan kualitas pejabat yang akan dipromosikan.

Itupun jika pertimbangan Baperjagat tidak berfungsi tugas BKD-PP hanya sebatas sebagai juru ketik Bupati,” terangnya.

Sementara itu dilain pihak, Mantan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jombang yang enggan disebut namanya menyayangkan atas tidak fungsinya Baperjagat Jombang saat ini.

“Sebenarnya tongkat komando musyawarah Baperjagat itu ada di tangan BKD-PP, karena BKD-PP yang memiliki semua data terkait kepegawaian hingga kepangkatan,” terangnya.

Lanjutnya, namun kesalahan BKD-PP Jombang usulkan Senen yang baru di eselon lll, dan masih dua kali pula duduki jabatan Camat, langsung promosi jadi Kepala DPPKB-PPA, ini merupakan kesalahan BKD-PP yang tidak bisa benarkan.

Bahkan kesalahan yang mencolok dilakukan BKD-PP yakitu, belum satu tahun Senen sebagai Kadis DPPKB-PPA, kemudian promosikan lagi sebagai Kepala BKD-PP Jombang.

“Ironis sekali belum tiga tahun saja langsung dipromosikan dua kali jabatannya, kalapun ini di militer mungkin’ bisa lakukan tembak-tembak”an antar sesama prajurit,” ujarnya.

Kalaupun lebih diutamakan STPDN, kata dia jelasnya yang lebih senior dan lebih memenuhi syarat dari Senen masih banyak.

“Jika dibandingkan sama lulusan STPDN, Senen Calon Sekda Jombang lulus STPDN tahun 1993. Sedang Heri Priyanto lulus STPDN tahun 1989. Oleh karena Heri Priyanto selalu diputer – puter dari jabatan sebagai Camat Kudu, Kabag Umum RSUD, dan Camat Megaluh, itupun alhasilnya manc├Ęp hingga lebih dari 8 tahun seakan abadi di eselon lll.

Pastinya soal jabatan Heri Priyanto ‘tersalip’ jauh oleh Senen yang konon “diduga” karirnya bisa terus moncer lataran dibeackingi oleh mantan Sekda,” ujarnya.

Sementara itu, MR mantan Kabid di BKD Jombang ini menuturkan meski sudah pensiun, namun dirinya masih tetap ikuti berita seputar Pemkab hingga bursa Calon Sekda Jombang.

Saat ditanya soal jabatan Senen yang juga Calon Sekda Jombang, mantan Pejabat yang juga pernah sebagai Pengurus Pramuka Jombang ini membenarkan adanya kesalahan prosedur atas promosinya tersebut.

Kejanggalan serupa, menurut dia juga terjadi pula pada promosi atas pengangkatan Sholahudin Hadi Sucipto.

“Sholahudin Hadi Sucipto juga menyalip M. Roni Afriandi mantan ajukan Bupati Suyanto, meski keduanya merupakan satu barak dikampus STPDN.

Itupun M. Roni Afriandi hingga kini masih saja duduki jabatan eselon lll sebagai Sekcam Mojowarno sedang Sholahudin Hadi Sucipto kini sebagai Kepala DPMPD.

“Jelasnya mau dipromosikan ataupun tidak, semua itu hak priogratif Bupati, ini mungkin sudah jadi garis nasib bagi Senen maupun Sholahudin, meski keduanya dalam promosi jabatannya seakan’ seje.. dewe,” ujarnya.

Sementara itu, Senen Kepala BKD-PP Jombang saat dikonfirmasi guna penuhi keberimbangan berita ini, pihaknya tidak bisa ditemui dengan berbagai macem alasan oleh resepsionisnya.

Meski sebelumnya dari salah satu staf BKD-PP yang sangat dikenali Jurnal Forum Indonesia Pers telah
menyebutkan bahwa yang bersangkutan lagi santai diruang kerjanya.

“Maaf njenengan ini wartawan media apa, dan mohon maaf sekarang ini bapaknya lagi keluar untuk dampingi acara ibu Bupati di Mojoagung,” cetusnya seakan dibenaknya ingin mengusir Jurnal Forum Indonesia Pers dari hadapanya kala itu.

(Gentho)

One thought on “diduga dibacking Sekda, Kepala BKD-PP Jombang Belum 3 Tahun Sudah Dipromosikan 2 Kali Jabatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.