Sekda Jombang senen

DINAS P&K JOMBANG TERKESAN MOLOR SIAPKAN PROSES LELANG KAIN SERAGAM SISWA.

JOMBANG – Jurnarforumindonesia – Pengadaan kain seragam gratis bagi peserta didik baru jenjang SD/MI dan SMP/MTs, baik negeri maupun swasta di Jombang, disinyalir terjadi kemoloran.

Terlebih, hingga pertengan bulan Mei, program unggulan barometer Bupati Mundjidah Wahab dan Wabup Sumrambah, hingga saat berita ini ditulis belum juga dlelang.

”Sampai sekarang masih belum masuk lelang,” ujar Senen Kepala Dinas P&K Jombang, saat dikonfirmasi kemarin (11/5) sore.

Pengadaan kain seragam gratis yang belum masuk lelang tersebut karena ada beberapa persyaratan administrasi yang perlu dibenahi.

“Kami sudah lakukan pembenahan dokumen dan segera masuk ke pengadaan barang dan jasa (PBJ),” katanya.

Dilain pihak, Joko Murcoyo Kepala PBJ Jombang, mengamini adanya pengadaan kain seragam gratis belum masuk tahap lelang.

Bahkan, pihaknya menyebutkan bahwa hingga saat ini masih belum lakukan pendampingan.

”Hanya waktu awal masuk setelah cuti Idul Fitri bersama, meski tidak formal, namun kita sudah lakukan koordinasi,” kata Joko.

Bila berkas tidak segera dimasukkan lelang, tambah Joko, maka pengadaan kain seragam gratis bisa molor.

Karena proses lelang sendiri membutuhkan waktu selama satu bulan. Itupun paling tidak, pihak kontraktor ada waktu untuk menyiapkan barang hampir selama dua bulan.

“Semisal Mei masuk lelang, tanda tangan kontrak dilakukan pertengahan pada bulan Juni. Sehingga sekitar pada bulan Juli sampai Agustus nanti baru bisa didistribusikan,” bebernya.

Akan tetapi, ungkap Joko, jadwal tahun ajaran baru 2022 akan dimulai 18 Juli mendatang.

“Ya, kalau pihak penyedia bisa menyiapkan lebih cepat ya lebih bagus. Sehingga tidak sampai bulan Agustus bisa terealisasi,” tegas Joko.

Hanya saja, saat ditanya kapan berkas pengadaan kain seragam itu akan dimasukkan ke lelang, pihaknya belum bisa memastikan kapan.

”Kami juga sudah lakukan koordinasi dengan PBJ, yang jelas secepatnya masuk lelang dalam bulan ini,” tegasnya.

Sebelumnya, Komisi D DPRD Jombang sempat mempertanyakan proses pengadaan kain seragam gratis untuk siswa baru tingkat SD/MI-SMP/MTs. Sebab, sampai sekarang, tidak ada kejelasan.

Erna Kuswati Ketua Komisi D, mengingatkan Dinas P & K Jombang agar tidak terlambat menjalankan program pengadaan kain seragam gratis ini.

“Kalau memang belum masuk lelang, segera dimasukkan. Biar cepat berproses,” tegasnya.

Apalagi, tahun ajaran baru akan segera dimulai. Pembahasan juknis penerimaan peserta didik baru juga sudah dimatangkan.

Sehingga setelah siswa baru masuk sekolah, maka pembagian kain seragam gratis, tidak molor.

Erna Kuswati juga mewanti-wanti agar kualitas kain yang akan diberikan kepada siswa harus diperhatikan.

“Jangan main-main dengan spesifikasi yang sudah ditentukan. Paling tidak kain seragam gratis yang dibagikan tahun ini kualitasnya harus sama dengan program pembagian dua tahun lalu,” Pungkasnya.

(Gentho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.