Even Tour De Aceh, Ketua HMI Cabang Takengon: Panitia Tidak Bangun Kerjasama Dengan Pemuda Setempat

Even Tour De Aceh, Ketua HMI Cabang Takengon: Panitia Tidak Bangun Kerjasama Dengan Pemuda Setempat

Takengon | JFI – Aceh Tengah merupakan salah satu kabupaten di provinsi Aceh yang sangat di minati oleh para wisatawan saat ini.

Hal ini dibuktikan dengan beberapa prestasi yang Aceh Tengah dapatkan langsung dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, baik dari wisata, UMKM, dan bahkan kesenian Daerah yang ada di Tanah Gayo. Dengan beberapa prestasi yang sudah ada pastinya Aceh Tengah akan terus dilirik, baik dari pasangan bola mata penikmat wisata, pecinta alam Dan bahkan olahraga sport yang berbau dengan panorama alamSalah satu kegiatan yang saat ini hangat diperbincangkan baik di warung  kopi maupun media sosial, event Tour de Aceh 2022 yang bertajuk di olahraga cabang sepeda santai (bikers) yang mana kota Takengon menjadi salah satu daerah yang masuk menjadi tempat dilangsukannya kegiatan selain daripada Banda Aceh Dan Aceh Besar.

Kegiatan yang menghabiskan Dana sebanyak 1 milyar ini bertujuan untuk mengenalkan betapa indahnya wisata yang ada di Aceh kepada para peserta yang ikut dalam event ini nantinya.Agus muliara selaku ketua HMI Cabang takengon mensuport kegiatan event tour de Aceh karena memang tujuannya positif, namun Agus juga mengecam Daripada struktur kepanitiaan, dikarenakan kegiatan ini sama halnya seperti mengkerdilkan potensi-potensi yang selama ini bergeliat dibidang wisata yang ada di Aceh Tengah, karena tidak adanya itikad baik untuk bisa membangun kerjasama dengan para pemuda daerah,” ungkap Agus Jum’at 13 Mei 2022.Pada dasarnya dalam hal ini seharusnya Dinas pariwisata Aceh tengah seharusnya bisa mencoba bangun komunikasi dengan pihak kepanitiaan provinsi untuk merangkul potensi yang ada di lokal, karena atas kepiawaian EO lokal juga wisata Aceh tengah terangkat Dan pada dasarnya membantu Dinas pariwisata juga.

Maka dengan demikian, jikalau potensi lokal saja tidak bisa dimanfaatkan, baik dari penggiat wisata, umkm Dan yang lainnya, apa lah manfaatnya diadakan kegiatan eveny tour de Aceh ini di laksanakan di Takengon, apakah cukup hanya sebatas membantu menyukseskan saja, ini sangat di sayangkan tutup Agus. (Murhaban)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.