Jombang, JFI-
Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab, bersama Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan Provinsi Jawa Timur, Hj Arumi Emil Elistianto Dardak, melakukan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan di Kabupaten Jombang, tepatnya di Desa Jogoroto, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Rabu (25/05).

Dalam acara tersebut Arumi mengatakan, salah satu penyebab tingginya angka stunting adalah masih terbatasnya kesadaran masyarakat akan pentingnya nilai gizi dan risiko stunting. Sehingga hal ini menjadi tantangan bagi pemerintah untuk menekan angka stunting dan gizi buruk. Nah, salah satu upaya untuk menekan angka stunting adalah dengan gemarikan.

Bantuan yang diberikan berupa 200 paket produk olahan ikan yang diserahkan secara simbolis oleh Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan Provinsi Jatim didampingi Bupati Jombang.

Bupati Mundjidah Wahab menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih kepada Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan Provinsi Jatim yang konsen menangani persoalan stunting yang menjadi agenda pembangunan nasional, terutama dalam mengkampanyekan Gemarikan di Kabupaten Jombang.

“Prevalensi stunting di Kabupaten Jombang mengalami penurunan dari tahun 2018 sebesar 20,1 persen turun pada tahun 2019 menjadi 17,9 persen dan tahun 2020 sebesar 16,9 persen,” kata Bupati Jombang.

“Saat ini prevalensi stunting di Kabupaten Jombang berdasarkan bulan timbang Februari tahun 2021 adalah sebesar 13,1 persen atau 9.462 balita yang tersebar di 11 kecamatan di Kabupaten Jombang,” tambah Bupati Mundjidah Wahab.

Dikatakannya, kesadaran akan pentingnya pemenuhan kandungan gizi dan protein dari ikan yang bermanfaat langsung bagi tumbuh kembang anak perlu ditingkatkan.

“Meski Jombang tidak punya laut tapi kita punya hasil perikanan darat, air tawar,” tandas Bupati Jombang.

Bupati Jombang juga berharap, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur dapat memberikan program-programnya lebih dari sekali dalam setahun di Kabupaten Jombang.

“Bahkan kalau bisa, kita tidak hanya mendapatkan umpannya, namun juga bisa mendapatkan kailnya untuk di Kabupaten Jombang,” ucapnya.

Bupati Jombang juga mengajak semua pihak untuk ikut mensukseskan kegiatan perluasan Gemarikan bagi masyarakat di Kabupaten Jombang dalam kehidupan sehari-hari.

“Dimulai dari lingkungan keluarga dan lingkungan sekitar, untuk mendukung tercapainya visi bersama mewujudkan Jombang yang Berkarakter dan Berdaya Saing,” tandasnya lagi.

Ketua Forikan Jatim, Arumi Emil Elistianto Dardak mengatakan, salah satu penyebab tingginya angka stunting adalah masih terbatasnya kesadaran masyarakat akan pentingnya nilai gizi dan resiko stunting, sehingga hal ini menjadi tantangan bagi pemerintah untuk menekan angka stunting dan gizi buruk, melalui Gemarikan.

Ketua Forikan Jatim juga mengingatkan agar Imunisasi Balita tetap jalan terus, terlebih lagi saat ini muncul banyak penyakit yang rentan bagi Balita.

“Ikan sangat relevan untuk mendukung program perbaikan gizi masyarakat dan penanganan stunting, mengingat ikan sebagai sumber protein memiliki beragam keunggulan dibanding produk hewan lainnya,” kata Ketua Forikan Jatim.

“Ikan merupakan sumber protein hewani yang sangat baik untuk pertumbuhan sel-sel tubuh manusia. Mengkonsumsi ikan dapat meningkatkan daya tahan tubuh serta dapat mencegah berbagai resiko penyakit,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Jombang, Nurkamalia menyampaikan, dalam upaya mendukung pelaksanaan Gemarikan, diperlukan suatu koordinasi lintas lembaga, lintas sektoral, lintas profesi, dan lintas budaya.

Langkah tersebut membutuhkan strategi yang melibatkan seluruh komponen agar mampu membangun kesadaran masyarakat untuk memilih ikan sebagai sumber protein utama dalam menu makanan keluarga.

“Karena itu Pemkab Jombang sangat mendukung kegiatan Gemarikan yang dilaksanakan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur yang bekerja sama dengan Kabupaten Jombang,” ujar Nurkamalia.

Kegiatan kampanye Gemarikan ini lanjut Nurkamalia, bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang manfaat dan kandungan gizi ikan.

Mendukung program nasional dalam penanganan stunting dan gizi buruk masyarakat. Mempromosikan produk perikanan lokal kepada masyarakat mendukung pemulihan ekonomi masyarakat melalui penyerapan produk olahan ikan dari usaha mikro, kecil dan menengah meningkatkan peran dan partisipasi pemerintah, daerah dan masyarakat dalam rangka peningkatan konsumsi ikan masyarakat,” papar Nurkamalia.

Selain Arumi dan Mundjidah, acara tersebut juga dihadiri Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur, Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang Agus Purnomo, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jombang Wiwin Sumrambah, Kepala OPD terkait lingkup Pemerintah Kabupaten Jombang, Camat Jogoroto dan jajaran Forkopimcam Kecamatan Jogoroto, Kepala Desa Jogoroto, serta tim panitia perluasan Gemarikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.