Kejaksaan Negeri Jombang Turun, Sejumlah Komisaris BUMdesma Menyatakan Mundur Berjamaah.

Kejaksaan Negeri Jombang Turun, Sejumlah Komisaris BUMdesma Menyatakan Mundur Berjamaah.

JOMBANG – Jurnalforumindonesia – Akhirnya jajaran komisaris Badan Usaha Milik Bersama (BUMDesma) berencana kembalikan ternak sapi ke kandang di Desa Denanyar, Kecamatan Jombang. Tapi masalah baru yang muncul, kini jumlah pengurus BUMDesma mundur dari kepengurusan juga bertambah.

Komisaris BUMDesma sekaligus Kepala Desa/Kecamatan Megaluh. M. Zainudin Arif, mengatakan bahwa pihaknya dalam minggu ini, semua ternak sapi BUMdesma harus kembali masuk kandang di Denanyar.

Saat ditanya terkait posisi direktur BUMDesma yang kosong lantaran direktur lama mundur ia menyebutkan hingga kini posisi direktur masih kosong.

“Jelasnya hingga hari ini BUMDesma, posisi direkturnya masih kosong, itupun dari informasi yang Saya terima kemungkinan akan ada pengurus yang mau mundur lagi,” ungkap M. Zainudin.

Ia menyebut, para komisaris hingga kemarin (03/08) juga belum mengetahui secara pasti bagaimana kelanjutan bantuan senilai Rp 500 juta itu.

“Namun dalam waktu dekat kita akan segera agendakan ada pertemuan kembali. Kita sudah ada rencana agendakan pertemuan dengan semua pengurus dan komisaris untuk membahas persoalan ini, setelah sapi kembali ke kandang,” tambahnya.

M Zainudin juga menyebut, para komisaris juga belum mengetahui bagaimana kelanjutan bantuan senilai Rp 500 juta itu. Namun, dalam waktu dekat akan ada pertemuan kembali.

Dari informasi yang dihimpunJFI, sebelumnya program bantuan Kemendes PDDT tahun 2021 dengsn total dana sebesar Rp 500 juta yang dikelola BUMDesma slami kekacauan.

Bangunan kandang yang terintegrasi dengan jaringan biogas mangkrak, keberadaan 10 ekor sapi tak jelas dimana rimbanya, dicucuk pitek atau digondol maling.

Sementara sesuai juknis, program BUMDesma juga melibatkan 10 desa. Masing-masing desa yang tergabung dalam BUMDesma diminta sertakan modal Rp 50 juta.

Dan Bilamana ditambahkan dana bantuan dari Kemendes, jumlahnya bisa mencapai hampir Rp 1 miliar.

Sedang desa-desa yang sudah gabung dalam keanggotaan program, di antaranya Desa Denanyar, Banjardowo, Tunggorono, Kecamatan Jombang.

Selanjutntya Desa Megaluh, Turipinggir, Sumbersari, Kecamatan Megaluh. Desa Bawangan, Kecamatan Ploso, Desa Bedahlawak, Kecamatan Tembelang, Desa Sumberagung, Kecamatan Perak, Desa Gondek, Kecamatan Mojowarno.

Itupun Kejari Jombang, juga telah merespons kasus ini. Tim dari kejaksaan bahkan sempat turun ke lokasi untuk mengecek keberadaan sapi bantuan ini.

Penyidik Kejaksaan, juga telah minta dokumen pengadaan dan juknis bantuan ini. Beberapa pengurus BUMDesma juga pihak Kejaksaan sudah meminta keterangan dari banyak pihak terkait kasus ini.

(Gentho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.